Nih Cinta Akan Tumbuh Dengan Sendirinya
Cara menumbuhkan rasa CINTA yang hilang,cara menumbuhkan cinta yang mulai pudar,cara menumbuhkan rasa cinta kembali,cinta tumbuh alasannya yaitu sering bertemu,cara menumbuhkan rasa cinta pada suami,cara menumbuhkan rasa sayang pada pasangan
Cinta akan tumbuh, Jika kita memberi kesempatan
Aku selalu ingat,bagaimana kawan-kawan seperjuanganku berproses ketika akan menikah.Tentu saja sesuai dengan syariahNya,ta’aruf,khitbah dan nikah.Mereka hidup bersama tanpa sebelumnya pernah saling mengenal,hanya isu biodata,saling bertukar pikiran perihal diri, keluarga dan masa depan,bertemu yang kadang hanya sekali, dan sesudah merasa mantap dengan memohon petunjukNya, maka tentu saja menikah.
Ya, tidak ada pacaran dalam Islam.Apa kamu pikir itu akan menyulitkan?Iya,jika kita tak memahami hakikat ijab kabul dalam Islam.Pernikahan dalam Islam yaitu ikatan yang agung,ikatan yang dibangun alasannya yaitu ingin menggenapkan separuh dien, ikatan yang ditujukan untuk meningkatkan ketaatan kepadaNya, dan semangat yang dibangun yaitu semangat melakukan syariahNya.Lalu bagaimana mungkin akan tumbuh cinta jikalau tak pernah mengenal menyerupai halnya pacaran sebelum menikah? Ingat,Allah maha pembolak-balik hati manusia, selama suami istri saling memupuk kecintaan kepadaNya,maka gampang bagi Allah untuk menumbuhkan rasa cinta di hati keduanya.
Aku memang belum menikah,tapi Allah pernah membukakan mataku pada sebuah kejadian yang pernah saya alami. Enam tahun yang lalu,aku mengenal seseorang. Seseorang yang di mataku tampaknya tak ada lebihnya sedikitpun. Tampan? Tidak. Pintar? Biasa aja.Kaya? Tidak juga.Terkenal? Apalagi. Justru beliau tampak menjengkelkan di mataku, apalagi gaya pedekate nya yang membuatku muak.Setiap kali melihatnya, entah mengapa hanya ada rasa tak suka yang menyeruak di dada. Tapi ternyata, Allah dikala itu memberiku kesempatan mengenalnya lebih jauh.
Ya, saya ditakdirkan satu kelompok dengannya dalam sebuah kiprah simpulan perkuliahan. Dan itu mengharuskanku tinggal bersamanya selama dua bulan dalam satu rumah, bersama ke enam anggota kelompok yang lain. Semakin lama,aku semakin melihat begitu banyak kelebihannya.Dia benar-benar dapat diandalkan, beliau selalu tahu bagaimana mengatasi situasi dan problem yang kami hadapi, dan selalu dapat menciptakan kami hening dengan kata-katanya. Sebuah kelebihan,yang mungkin tak banyak dimiliki orang kebanyakan.Dan ya,dia benar-benar mengaduk-aduk perasaanku.Sepenggal cerita lalu,yang membuka mataku,bahwa rasa cinta akan tumbuh,jika kita memberinya kesempatan.Terlebih jikalau itu yaitu serpihan jiwa kita, suami ataupun istri kita.
Itulah mengapa Allah dan Rasul mengingatkan,menikahlah alasannya yaitu agamanya.Bukan alasannya yaitu kecantikan, harta dan kedudukan, alasannya yaitu semua itu hanya fatamorgana.Cinta semu yang tidak akan menciptakan kita menjadi eksklusif yang layak dicinta,yang justru kadang semakin lama semakin pudar dan sirna ditelan waktu.Menikahlah alasannya yaitu Allah, alasannya yaitu ingin membangun perahu untuk semakin memupuk kecintaan kepadaNya,karena ingin mencetak generasi pejuang syariahNya,dan alasannya yaitu ingin membangun kekuatan sebuah keluarga yang berperan di jalan dakwah. Sebuah bangunan cinta sejati,yang tak lama ditelan waktu,bahkan sampai maut menjemput. Karena Allah telah menyiapkan daerah pertemuan terindah, kelak di surgaNya. Luar biasa bukan?Cinta yang abadi… tak berujung… tak berakhir…
YA ALLAH, SEMOGA KELAK AKU DAN KAU PUN MENDAPATKANNYA… AMIN…
Related Posts
