Nih Pesan Nabi Muhammad.Saw Dikala Sakit Sebelum Wafat.
Saya Menangis membaca dongeng ini apakah anda juga sodaraku semua yuk sama2 kita simak,Semoga kita semua benar2 umat nabi muhammad saw.akhir zaman ini yang ada banyak sekali macam ajaran sesat,Renungkanlah Kisah ini terjadi pada diri Rasulullah SAW sebelum meninggal.
Rasulullah SAW telah jatuh sakit agak lama,sehingga kondisi dia sangat lemah.
Pada suatu hari Rasulullah SAW meminta Bilal memanggil semua sahabat tiba ke Masjid.Tak usang kmdn,penuhlah Masjid dgnn para sahabat.Semua mrasa rindu sesudah usang tk mendpt taushiyah Rasulullah SAW.
Beliau duduk dg lemah di atas mimbar.Wajahnya terlihat pucat,menahan sakit yg tengah dilderitanya.
Kemudian Rasulullah SAW bersabda :"Wahai sahabat2 ku semua.Aku ingin bertanya,apakah telah saya sampaikan semua kepadamu,bahwa tolong-menolong Allah SWT itu yaitu satu2nya Tuhan yg layak di sembah? "
Semua sahabat menjawab dg bunyi bersemangat," Benar wahai Rasulullah,Engkau telah sampaikan kpd kami bahwa tolong-menolong Allah SWT yaitu satu2nya Tuhan yg layak disembah. "
Kemudian Rasulullah SAW bersabda :
" Persaksikanlah ya Allah.Sesungguhnya saya telah memberikan amanah ini kpd mereka. "
Kemudian Rasulullah bersabda lagi,dan setiap apa yg Rasulullah sabdakan selalu dibenarkan oleh para sahabat.
Akhirnya sampailah kepada satu pertanyaan yg menyebabkan para sahabat sedih dan terharu.
Rasulullah SAW bersabda :
" Sesungguhnya,aku akan pergi menemui Allah.Dan sebelum saya pergi,aku ingin menuntaskan segala urusan dg manusia.Maka saya ingin bertanya kpd kalian semua.Adakah saya berhutang kpd kalian?Aku ingin menuntaskan hutang tsb.Karena saya tidak mau bertemu dg Allah dlm keadaan berhutang dg manusia. "
Ketika itu semua sahabat diam,dan dlm hati masing2 berkata " Mana ada Rasullullah SAW berhutang dengan kita? Kamilah yg banyak berhutang kpd Rasulullah ".
Rasulullah SAW mengulangi pertanyaan itu sebanyak 3 kali.
Tiba-tiba bangun seorang lelaki yg berjulukan UKASYAH,seorang sahabat mantan preman sebelum masuk Islam,dia berkata :
" Ya Rasulullah! Aku ingin sampaikan problem ini.Seandainya ini dianggap hutang,maka saya minta engkau selesaikan.Seandainya bukan hutang,maka tidak perlulah engkau berbuat apa-apa ".
Rasulullah SAW berkata :"Sampaikanlah wahai Ukasyah ".
Maka Ukasyah pun mulai bercerita :
"Aku masih ingat dikala perang Uhud dulu,satu dikala engkau menunggang kuda,lalu engkau pukulkan cambuk ke belakang kuda.Tetapi cambuk tsb tidak kena pada belakang kuda,tapi justru terkena pada dadaku,karena dikala itu saya berdiri di
belakang kuda yg engkau tunggangi wahai Rasulullah ".
Mendengar itu,Rasulullah SAW berkata :" Sesungguhnya itu yaitu hutang wahai Ukasyah.Kalau dulu saya pukul engkau,maka hari ini saya akan terima hal yg sama. "
Dengan bunyi yg agak tinggi, Ukasyah berkata :" Kalau begitu saya ingin segera melakukannya wahai Rasulullah. "
Ukasyah seolah-olah tidak merasa bersalah menyampaikan demikian.
Sedangkan dikala itu sebagian sahabat berteriak murka pd Ukasyah." Sungguh engkau tidak berperasaan Ukasyah.bukankah Baginda sedang sakit..!? "
Ukasyah tidak menghiraukan semua itu.Rasulullah SAW meminta Bilal mengambil cambuk di rumah anaknya Fatimah.
Bilal meminta cambuk itu dari Fatimah,kemudian Fatimah bertanya:"Untuk apa Rasulullah meminta cambuk ini wahai Bilal? "
Bilal menjawab dg nada sedih:" Cambuk ini akan dipakai Ukasyah utk memukul Rasulullah "
Terperanjat dan menangis Fatimah seraya berkata :
" Kenapa Ukasyah hendak pukul ayahku Rasulullah?Ayahku sdg sakit,kalau mau mukul,pukullah saya anaknya ".
Bilal menjawab:" Sesungguhnya ini yaitu urusan antara mereka berdua ".
Bilal membawa cambuk tsb ke Masjid kemudian diberikan kpd Ukasyah.
SetelahSesudahSesudah mengambil cambuk,Ukasyah menuju ke hadapan Rasulullah.
Tiba2 Abu bakar berdiri menghalangi Ukasyah sambil
berkata:" ukasyah..!kalau kau hendak memukul,pukullah aku.Aku orang yg pertama beriman dg apa yg Rasulullah SAW sampaikan.Akulah shabtnya dikala suka duka.Klau engkau hendak memukul,maka pukullah saya ".
Rasulullah SAW : "Duduklah wahai Abu Bakar.Ini urusan antara saya dg Ukasyah ".
Ukasyah menuju kehadapan Rasulullah.Kemudian Umar berdiri menghalangi Ukasyah sambil berkata :
" Ukasyah..! jika engkau mau mukul,pukullah aku.Dulu memang saya tidak suka mendengar nama Muhammad,bahkan saya pernah berniat untuk menyakitinya,itu dulu.Sekarang dilarang ada seorangpun yg boleh menyakiti Rasulullah Muhammad.kalau engkau berani menyakiti Rasulullah, maka langkahi dulu mayatku..!. "
Lalu dijawab oleh Rasulullah SAW :
" Duduklah wahai Umar.Ini urusan antara saya dg Ukasyah ".
Ukasyah menuju kehadapan Rasulullah,tiba2 berdiri Ali bin Abu Talib sepupu sekaligus menantu Rasulullah SAW.
Dia menghalangi Ukasyah sambil berkata:" Ukasyah, pukullah saya saja.Darah yg sama mengalir pada tubuhku ini wahai Ukasyah ".
Lalu dijawab oleh Rasulullah SAW :
" Duduklah wahai Ali,ini urusan antara saya dg Ukasyah " .
Ukasyah semakin bersahabat dg Rasulullah.Tiba2 tanpa disangka,bangkitlah kedua cucu kesayangan Rasulullah SAW yaitu Hasan dan Husen.
Mereka berdua memegangi tangan Ukasyah sambil memohon." Wahai Paman,pukullah kami Paman. Kakek kami sedangtengah sakit,pukullah kami saja wahai Paman.Sesungguhnya kami ini cucu kesayangan Rasulullah,dg memukul kami tolong-menolong itu sama dg menyakIiti kakek kami,wahai Paman. "
Lalu Rasulullah SAW berkata : " Wahai cucu2 kesayanganku duduklah kalian.Ini urusan Kakek dg Paman Ukasyah ".
Begitu hingga di tangga mimbar,Ukasyah berkata :
" Bagaimana saya ingin memukul kau ya Rasulullah.Engkau duduk di atas dan saya di bawah.Kalau engkau mau saya pukul,maka turunlah ke bawah sini. "
Rasulullah SAW memang insan terbaik.Kekasih Allah itu meminta bbrp sahabat memapahnya ke bawah.Rasulullah didudukkan pada sebuah kursi,lalu dengan bunyi tegas Ukasyah berkata lagi :
" Dahulu waktu engkau memukul aku,aku tak menggunakan baju,Ya Rasulullah "
Para sahabat sangat geram mendengar perkataan Ukasyah.
Tanpa berlama2 dlm keadaan lemah,Rasulullah membuka bajunya.Kemudian terlihatlah badan Rasulullah yg sangat indah,sedang bbrp kerikil terikat di perut Rasulullah menunjukan Rasulullah sedang menahan lapar.
Kemudian Rasulullah SAW berkata :
" Wahai Ukasyah,cepatlahs dan janganlah kau berlebih2an.Nanti Allah akan murka padamu. "
Ukasyah pribadi menghambur menuju Rasulullah SAW,cambuk di tangannya ia buang jauh2,kemudian ia peluk badan Rasulullah SAW seerat-eratnya.Sambil menangis sejadi2nya,
Ukasyah berkata :
" Ya Rasulullah,ampuni aku,maafkan aku,mana ada insan yg sanggup menyakiti engkau ya Rasulullah. Sengaja aku melakukannya biar saya sanggup merapatkan tubuhku dg tubuhmu.
Seumur hidupku bercita2 sanggup memelukmu.Karena tolong-menolong saya tahu bahwa tubuhmu tak akan dimakan oleh api neraka.
Dan sungguh saya takut dengan api neraka.Maafkan saya ya Rasulullah... "
Rasulullah SAW dg senyum berkata :
" Wahai shabat2ku semua,kalau kalian ingin melihat hebat Surga,maka lihatlah Ukasyah..! "
Semua shabat meneteskan air mata.Kemudian para shabat
bergantian memeluk Rasulullah SAW.
Demikianlah semoga bermanfaat untuk bersama.terimakasih sudah membaca
Related Posts
