Nih Isis, Jabhat Nusra Dan Organisasi Teror Lainnya Harus Dihapus Dari Suriah

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menegaskan perlunya mewujudkan seruan Dewan Keamanan utk memisahkan “oposisi moderat” dari teroris, dan bahwa tanggung jawab utk melaksanakan hal ini terletak pada Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya.

Dalam pidato di Majelis Umum PBB pada hari Jumat (23/09), Lavrov menegaskan bahwa keadaan di Suriah tidak sanggup diselesaikan tanpa menghilangkan ISIS, Jabhat al-Nusra, dan organisasi teror lain yg bergabung dengan mereka, menegaskan bahwa mengadakan pembicaraan intra-Suriah tanpa prasyarat tidak sanggup lagi ditunda, dan setiap upaya oleh kelompok “oposisi eksternal” utk menunda hal tersebut akan membawa imbas negatif pada upaya penyelesaian.

 Jabhat Nusra dan Organisasi Teror Lainnya Harus Dihapus dari Suriah Nih ISIS, Jabhat Nusra dan Organisasi Teror Lainnya Harus Dihapus dari Suriah

Lavrov juga menyampaikan bahwa ada upaya untuk melindungi Jabhat al-Nusra dari serangan udara, dan hal tersebut merupakan pelanggaran terang-terangan dari resolusi Dewan Keamanan, menekankan dibutuhkannya penyelidikan yg obyektif mengenai bencana yg terjadi di Deir Ezzor dan Aleppo.

Dalam laporan yg relevan, Sekretaris Negara AS John Kerry menyampaikan dalam sebuah pernyataan sehabis pertemuannya dengan Lavrov bahwa hanya ada kemajuan yg sangat terbatas yg berhasil dicapai dalam menuntaskan perbedaan antara AS dan Rusia pada krisis di Suriah.

Sementara itu, Utusan Khusus PBB utk Suriah, Staffan de Mistura, mendesak Rusia dan Amerika Serikat utk merancang formula yang cocok utk menerapkan kesepakatan antara mereka di Suriah secepat mungkin, menekankan bahwa ia akan melaksanakan yg terbaik utk meluncurkan kembali upaya perjanjian.

Ketika ditanya wacana kemungkinan tanggal utk melanjutkan obrolan intra-Suriah di Jenewa, de Mistura menyampaikan bahwa pembicaraan seharusnya tidak ditunda sampai final Oktober. (ARN) 
Related Posts