Nih Peraturan Sekolah Paling Asing Di Dunia
Jika seseorang melaksanakan KESALAHAN, biasanya kebiasaan atau tradisi akan memberikannya hukuman. Begitu juga yg berlaku di banyak sekali sekolah di dunia. Hukuman tersebut dianggap sebagai pelajaran supaya seseorang JERA dan tidak mengulangi kesalahannya.
Jenis sanksi yg umum diberikan yaitu bangun di lorong kelas, menyalin goresan pena atau diskors. Tetapi, ada juga lho HUKUMAN unik bagi pelajar yg tawuran.
Jenis sanksi yg umum diberikan yaitu bangun di lorong kelas, menyalin goresan pena atau diskors. Tetapi, ada juga lho HUKUMAN unik bagi pelajar yg tawuran.
Hukuman Sekolah yang terunik didunia
Bergandengan Tangan Dengan Musuh
Biasanya, kalau ada dua orang murid bertengkar di sekolah, mereka akan diskors. Tetapi, di sebuah sekolah di Arizona, Amerika Serikat, dua pelajar yg bertengkar ini dibentuk aib seumur hidupnya dengan dipaksa bergandengan tangan dengan musuhnya!
Dua pelajar ini harus bergandengan tangan di lapangan sekolah selama 15 menit. Kontan saja dongeng wacana dua murid ini menyebar luas ke penjuru sekolah. Seluruh teman-teman mereka tertawa, bahkan ada yg mengabadikan momen tersebut . MALU? Pasti, apalagi harus ber'mesraan' dengan sang musuh. Nyatanya sanksi ini cukup manjur, lho.
Makan di LantaiTidak ada gunanya meratapi masakan yg telah jatuh di lantai bukan ? Tetapi, pernyataan ini rupanya tidak berlaku di sebuah SD di New Jersey, Amerika Serikat. Di tahun 2009, seorang murid kelas 5 dieksekusi makan di lantai sebagai sanksi alasannya yaitu menumpahkan sebotol air minum ketika ia mengisinya.
Sebagai sanksi atas kecerobohannya, MURID ini hanya diberi selembar kertas sebagai bantalan makannya dari lantai kafetaria yg kotor. Staf sekolah juga mengancam murid tersebut kalau ia berani menyampaikan apa yg dialaminya ke masyarakat. Duh, kejamnya.
Memotong Rambut Dengan PaksaSuatu pagi, seorang murid berjulukan Lamaya Cammon duduk di kelasnya dan asyik bermain dengan manik-manik di kepangan rambutnya. Rupanya, sang guru merasa terganggu melihatnya. Akhirnya, Lamaya dipanggil maju ke depan kelas lalu tak disangka-sangka sang guru mengambil sebuah gunting dan memotong kepangan rambut LAKI itu dengan paksa.
Lamaya membela diri dengan menyampaikan bahwa memainkan rambutnya sendiri tidak akan mengganggu orang lain. Tetapi gurunya tidak beropini demikian. Dengan rasa malu, LAKI berusia 12 tahun ini menangis dan pulang ke rumah. Belakangan diketahui bahwa sang guru sedang depresi terhadap pekerjaannya.
Menghina Anak AutisSeorang anak yg didiagnosa mengidap autis dikeluarkan dari kelas oleh gurunya. Alex Barton, nama murid ini dieksekusi alasannya yaitu lupa membawa tas dan pekerjaan rumahnya. Awalnya ia dipanggil oleh gurunya ke kantor, tetapi alhasil si guru berubah pikiran dan menyuruh Alex kembali ke kelasnya.
Diawal mulanya, sang guru yg berjulukan Wendy Portillo mengadakan diskusi kelas wacana apa yg tidak disukai oleh seluruh anggota kelas terhadap Alex. Saat Alex kembali dari ruang guru, diskusi masih berlangsung. Si Alex yg malang ini duduk di kursinya dan mendengarkan sementara seluruh kelas sedang mendiskusikan kekurangannya. Bahkan, sang guru secara pribadi menyampaikan bahwa ia membenci Alex. Sungguh sebuah perbuatan yg tidak terpuji!
Mengatur Pesta Perpisahan PalsuSebuah sekolah di Missisipi mengadakan sebuah pesta perpisahan palsu buat pasangan lesbian. Awalnya, seorang murid wanita menuntut pihak sekolah alasannya yaitu ia tidak diperbolehkan mengenakan tuxedo dan membawa sang kekasih ke program tersebut . Karena hal tersebut, McMillen dan sang kekasih mengancam akan menciptakan program sekolahnya berantakan. Ancaman ini memicu reaksi seluruh SEKOLAH .
Setelah mengadakan diskusi, alhasil sekolah memperbolehkan McMillen buat hadir. Acara pesta perpisahan yg berikutnya ini akan diselenggarakan oleh teman-teman kelasnya. Tetapi ternyata ia diundang ke program malam perpisahan palsu yg sengaja diatur buat dirinya, sang kekasih dan lima orang murid dengan keterbelakangan mental lainnya. Karena hal tersebut, PIHAK sekolah dituntut McMillen sebesar $ 35, 000 atau sekitar Rp. 416 juta.
Monster di LemariSeorang GURU di Houston dipecat karena mengunci beberapa muridnya di sebuah lemari berwarna hitam yg disebut " Lemari Monster ". Setelah seluruh kelas menyimak dongeng wacana monster yg bersembunyi di lemari, guru taman kanak-kanak ini mendapat wangsit menjadikannya sebuah sanksi yg baik untuk seorang murid berjulukan Kelon Chaney.
Kelon Chaney yg berusia 4 tahun dieksekusi masuk ke dalam lemari seram tersebut . Kelon yg merasa ketakutan, alhasil mengalami trauma sebelum alhasil ia muntah-muntah parah.
Inilah artikel wacana sanksi terunik sedunia,semoga bermanfaat dan sanggup menambah wawasan anda,
Bergandengan Tangan Dengan Musuh
Biasanya, kalau ada dua orang murid bertengkar di sekolah, mereka akan diskors. Tetapi, di sebuah sekolah di Arizona, Amerika Serikat, dua pelajar yg bertengkar ini dibentuk aib seumur hidupnya dengan dipaksa bergandengan tangan dengan musuhnya!
Dua pelajar ini harus bergandengan tangan di lapangan sekolah selama 15 menit. Kontan saja dongeng wacana dua murid ini menyebar luas ke penjuru sekolah. Seluruh teman-teman mereka tertawa, bahkan ada yg mengabadikan momen tersebut . MALU? Pasti, apalagi harus ber'mesraan' dengan sang musuh. Nyatanya sanksi ini cukup manjur, lho.
Makan di LantaiTidak ada gunanya meratapi masakan yg telah jatuh di lantai bukan ? Tetapi, pernyataan ini rupanya tidak berlaku di sebuah SD di New Jersey, Amerika Serikat. Di tahun 2009, seorang murid kelas 5 dieksekusi makan di lantai sebagai sanksi alasannya yaitu menumpahkan sebotol air minum ketika ia mengisinya.
Sebagai sanksi atas kecerobohannya, MURID ini hanya diberi selembar kertas sebagai bantalan makannya dari lantai kafetaria yg kotor. Staf sekolah juga mengancam murid tersebut kalau ia berani menyampaikan apa yg dialaminya ke masyarakat. Duh, kejamnya.
Memotong Rambut Dengan PaksaSuatu pagi, seorang murid berjulukan Lamaya Cammon duduk di kelasnya dan asyik bermain dengan manik-manik di kepangan rambutnya. Rupanya, sang guru merasa terganggu melihatnya. Akhirnya, Lamaya dipanggil maju ke depan kelas lalu tak disangka-sangka sang guru mengambil sebuah gunting dan memotong kepangan rambut LAKI itu dengan paksa.
Lamaya membela diri dengan menyampaikan bahwa memainkan rambutnya sendiri tidak akan mengganggu orang lain. Tetapi gurunya tidak beropini demikian. Dengan rasa malu, LAKI berusia 12 tahun ini menangis dan pulang ke rumah. Belakangan diketahui bahwa sang guru sedang depresi terhadap pekerjaannya.
Menghina Anak AutisSeorang anak yg didiagnosa mengidap autis dikeluarkan dari kelas oleh gurunya. Alex Barton, nama murid ini dieksekusi alasannya yaitu lupa membawa tas dan pekerjaan rumahnya. Awalnya ia dipanggil oleh gurunya ke kantor, tetapi alhasil si guru berubah pikiran dan menyuruh Alex kembali ke kelasnya.
Diawal mulanya, sang guru yg berjulukan Wendy Portillo mengadakan diskusi kelas wacana apa yg tidak disukai oleh seluruh anggota kelas terhadap Alex. Saat Alex kembali dari ruang guru, diskusi masih berlangsung. Si Alex yg malang ini duduk di kursinya dan mendengarkan sementara seluruh kelas sedang mendiskusikan kekurangannya. Bahkan, sang guru secara pribadi menyampaikan bahwa ia membenci Alex. Sungguh sebuah perbuatan yg tidak terpuji!
Mengatur Pesta Perpisahan PalsuSebuah sekolah di Missisipi mengadakan sebuah pesta perpisahan palsu buat pasangan lesbian. Awalnya, seorang murid wanita menuntut pihak sekolah alasannya yaitu ia tidak diperbolehkan mengenakan tuxedo dan membawa sang kekasih ke program tersebut . Karena hal tersebut, McMillen dan sang kekasih mengancam akan menciptakan program sekolahnya berantakan. Ancaman ini memicu reaksi seluruh SEKOLAH .
Setelah mengadakan diskusi, alhasil sekolah memperbolehkan McMillen buat hadir. Acara pesta perpisahan yg berikutnya ini akan diselenggarakan oleh teman-teman kelasnya. Tetapi ternyata ia diundang ke program malam perpisahan palsu yg sengaja diatur buat dirinya, sang kekasih dan lima orang murid dengan keterbelakangan mental lainnya. Karena hal tersebut, PIHAK sekolah dituntut McMillen sebesar $ 35, 000 atau sekitar Rp. 416 juta.
Monster di LemariSeorang GURU di Houston dipecat karena mengunci beberapa muridnya di sebuah lemari berwarna hitam yg disebut " Lemari Monster ". Setelah seluruh kelas menyimak dongeng wacana monster yg bersembunyi di lemari, guru taman kanak-kanak ini mendapat wangsit menjadikannya sebuah sanksi yg baik untuk seorang murid berjulukan Kelon Chaney.
Kelon Chaney yg berusia 4 tahun dieksekusi masuk ke dalam lemari seram tersebut . Kelon yg merasa ketakutan, alhasil mengalami trauma sebelum alhasil ia muntah-muntah parah.
Inilah artikel wacana sanksi terunik sedunia,semoga bermanfaat dan sanggup menambah wawasan anda,
Related Posts


