Nih Hakikat Telanjang Dalam Islam
Pilih mana Saudariku…?!!!
Harap dibaca Ini Serius buat kaum muslimah khususnya!!Sebelumnya saya minta maaf kepada ukhti dan umi semuanya,sekedar saling mengingatkan sesama sahabat muslim,sekali lagi kalau ada yang tersinggung saya mohon maaf,ini bagi
Mereka, remaja-remaja muslimah,yang tidak risih lagi bercelana dan kaos ketat untuk keluar rumah. Busana muslimah hanya untuk menghadiri pengajian, atau program kematian. Setelah pulang tak ada bekasnya.
Harap dibaca Ini Serius buat kaum muslimah khususnya!!Sebelumnya saya minta maaf kepada ukhti dan umi semuanya,sekedar saling mengingatkan sesama sahabat muslim,sekali lagi kalau ada yang tersinggung saya mohon maaf,ini bagiMereka, remaja-remaja muslimah,yang tidak risih lagi bercelana dan kaos ketat untuk keluar rumah. Busana muslimah hanya untuk menghadiri pengajian, atau program kematian. Setelah pulang tak ada bekasnya.
Dahulu, hanya perempuan bandel yang tidak aib keluar rumah dengan pakaian menyerupai itu.tapi sekarang, para dewasa justru besar hati ketika dapat tampil dengan mengumbar auratnya. Apalagi, bila ia mempunyai kulit putih mulus,
menyerupai bintang iklan sabun di televisi. Memang, propaganda media yang jor-joran mengumbar kecantikan aurat wanita, sangat kuat terhadap makin “terbuka”-nya penampilan dewasa ketika ini.
Sementara itu, model pakaian panjang tetapi sangat ketat pun makin digandrungi. Dari anak-anak, dewasa hingga ibu-ibu banyak yang mengenakannya.
Bukannya aurat tertutup, malah terkesan ditonjolkan detail lekuk tubuhnya. Sungguh sangat jauh dari busana syar’i yang harus longgar, tidak transparan dan menutup aurat, kecuali wajah dan telapak tangan.
Tidak takutkah mereka dengan bahaya Rasulullah Shallallahu’ala ihi wa Sallam, “Para perempuan yang berpakaian tetapi (pada hakikatnya) telanjang, lenggak-lenggok, kepala mereka menyerupai punuk unta, mereka tidak akan masuk nirwana dan tiada mencium semerbak harumnya.” (Riwayat Abu Daud).
Di akhirat, mereka tidak akan mencium wanginya surga, apalagi memasukinya!demikian di dunia, cara berpakaian menyerupai itu
secara ilmiah terbukti merugikan kesehatan.
Penelitian kontemporer telah menemukan,wanita yang tidak berjilbab atau berpakaian tetapi ketat atau transparan, sangat berisiko terkena penyakit kanker ganas milanoma. Majalah kedokteran Inggris melansir hasil penelitian ini dengan mengutip beberapa fakta, di antaranya maraknya kanker ganas milanoma pada usia dini, yang semakin bertambah dan menyebar hingga di kaki.
sebabnya, sengatan ultraviolet dari matahari dalam waktu usang di sekujur pakaian yang ketat, selama bertahun-tahun.
Yang muncul pertama kali ialah menyerupai bulatan berwarna hitam
agak lebar, terkadang berupa bulatan kecil saja. Kebanyakan di kawasan kaki atau betis, juga di sekitar mata; lalu menyebar ke seluruh penggalan badan disertai pertumbuhan di daerah-daerah yang biasa terlihat, pertautan
limpa (daerah di atas paha), dan menyerang darah, dan menetap di hati serta merusaknya.
Na’udzubillah...
Makara bergembiralah, kalau muslimah telah berpakaian syar’i..tetap tutup auratmu saudariku,semoga ALLAH merahmatimu,kita insan final zaman,
Keep istiqamah,kaum ukhti.
* INSYAALLAH BERMANFAAT *
menyerupai bintang iklan sabun di televisi. Memang, propaganda media yang jor-joran mengumbar kecantikan aurat wanita, sangat kuat terhadap makin “terbuka”-nya penampilan dewasa ketika ini.
Sementara itu, model pakaian panjang tetapi sangat ketat pun makin digandrungi. Dari anak-anak, dewasa hingga ibu-ibu banyak yang mengenakannya.
Bukannya aurat tertutup, malah terkesan ditonjolkan detail lekuk tubuhnya. Sungguh sangat jauh dari busana syar’i yang harus longgar, tidak transparan dan menutup aurat, kecuali wajah dan telapak tangan.
Tidak takutkah mereka dengan bahaya Rasulullah Shallallahu’ala ihi wa Sallam, “Para perempuan yang berpakaian tetapi (pada hakikatnya) telanjang, lenggak-lenggok, kepala mereka menyerupai punuk unta, mereka tidak akan masuk nirwana dan tiada mencium semerbak harumnya.” (Riwayat Abu Daud).
Di akhirat, mereka tidak akan mencium wanginya surga, apalagi memasukinya!demikian di dunia, cara berpakaian menyerupai itu
secara ilmiah terbukti merugikan kesehatan.
Penelitian kontemporer telah menemukan,wanita yang tidak berjilbab atau berpakaian tetapi ketat atau transparan, sangat berisiko terkena penyakit kanker ganas milanoma. Majalah kedokteran Inggris melansir hasil penelitian ini dengan mengutip beberapa fakta, di antaranya maraknya kanker ganas milanoma pada usia dini, yang semakin bertambah dan menyebar hingga di kaki.
sebabnya, sengatan ultraviolet dari matahari dalam waktu usang di sekujur pakaian yang ketat, selama bertahun-tahun.
Yang muncul pertama kali ialah menyerupai bulatan berwarna hitam
agak lebar, terkadang berupa bulatan kecil saja. Kebanyakan di kawasan kaki atau betis, juga di sekitar mata; lalu menyebar ke seluruh penggalan badan disertai pertumbuhan di daerah-daerah yang biasa terlihat, pertautan
limpa (daerah di atas paha), dan menyerang darah, dan menetap di hati serta merusaknya.
Na’udzubillah...
Makara bergembiralah, kalau muslimah telah berpakaian syar’i..tetap tutup auratmu saudariku,semoga ALLAH merahmatimu,kita insan final zaman,
Keep istiqamah,kaum ukhti.
* INSYAALLAH BERMANFAAT *
0 Response to "Nih Hakikat Telanjang Dalam Islam"
Posting Komentar